VIRTUALISASI SERVER
Salam tekhnologi sobaat ...
Apa kabar.. ?
Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan materi tentang "Virtuaisasi".
Materi tersebut akan kami kelupas sebagai berikut ini:
1. Pengertian Virtualisasi
2. Konsep Virtualisasi
3. Cara Menerapkan Virtualisasi
Simak penjelasan berikut ini :
1. Pengertian Virtualisasi
Secara bahasa virtualisasi adalah membuat simulasi pada suatu hardware, sedangkan
secara istilah virtualisasi adalah mengubah sesuatu ke bentuk simulasi dari bentuk fisik (hardware).
Jika dikonversikan pada ilmu IT, virtualisasi adalah tekhnolgi yang berfungsi untuk membuat hardware menjadi multifungsi (simulasi).
Semisal ada 3 PC yang memiliki fungsi yang berbeda- beda; PC 1 berfungsi sebagai AD Server, PC2 berfungsi sebagai DNS Server,
PC 3 berfungsi sebagai Mail- Server.
Nah, tekhnologi virtualisasi ini bertujuan untuk membuat 3 PC tersebut digunakan hanya dalam satu PC saja.
Virtualisasi ini bisa diaplikasikan pada sistem operasi, aplikasi, dan storage (penyimpanan).
Dengan Virtulalisasi ini, sistem operasi bisa berjalan secara bersamaan pada satu buah PC saja.
Hal ini sangat memudahkan pengguna terutama dalam hal pembiayaan.
Sistem operasi tersebut terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
a. Host OS
Merupakan sistem operasi utamanya.
b. Guest OS
Merupakan sistem operasi yang berjalan diatasnya (tambahan).
Saat ini software yang digunakan untuk kebutuhan virtualisasi adalah
"VMWare dan Ms. Hyper- V".
Dalam papernya yang berjudul "Architectural Principles For Virtual Computer System" pada hal 23
menyebutkan tipe2 dari VMWare ada 2 yaitu :
a. Type 1
Langsung bertindak pada hardware.
Jadi VMW benar- benar mengontrol hardware dengan Host OS dan termasuk juga Guest OS.
Contoh implementasi dari yang ada menggunakan VMWare Esxi dan juga Ms. Hyper- V.
b. Type 2
Berjalan pada sistem operasi diatasnya. Pada tipe ini tentunya guest sistem operasi nya berada di layer diatasnya lagi.
B. Konsep Virtualisasi
Virtualisasi dapat di implementasikan pada beberapa macam tekhnologi, yaitu;
enterprise storage, networks, aplikasi, dan dekstop.
Jadi, virtualisasi merupakan toolset yang lengkap untuk mengurangi fisikal server.
Berikut akan dijelaskan penggunaan virtulalisasi :
1. Virtualisasi Server
Merupakan jenis virtualisasi yang digunakan untuk memisahkan OS dari Host OS nya. Yang
pastinya membutuhkan sumber daya yang lebih (hardware, utilities, space).
2. Virtualisasi Desktop dapat melakukan host desktop pada mesin virtual dalam
data center, memungkinkan tiap end user menentukan akses melalui sebuah
remote graphics protocol. Sebagai pilihan, virtualisasi desktop dimungkinkan
juga dibuat OS environment yang terpisah dalam desktop user, dimana
beberapa OS dan aplikasi-aplikasi yang berkaitan dapat berjalan secara
simultan pada desktop user.
3. Virtualisasi Aplikasi dilakukan dengan mengisolasi aplikasi yang berjalan
pada sistem operasi yang sama sehingga membantu untuk meniadakan konflik
yang potensial terjadi dan memungkinkan provisioning dengan cepat. Sebagai
contoh, sebuah aplikasi yang mungkin biasanya melakukan update ke registry,
dapat melakukan update ke sebuah virtual registry. Dengan demikian sistem
mampu mendapatkan kebutuhan aplikasi tanpa mengganggu aplikasi lainnya.
Aplikasi-aplikasi tidak di install dengan cara tradisional, sehingga aplikasi-
aplikasi tersebut dapat di-setup dan di-uninstall lebih cepat dibandingkan
setup dan uninstall dengan prosedur yang biasa, termasuk opsi custom yang
dapat di konfigurasi secara manual.
4. Virtualisasi Presentasi memungkinkan user remote untuk mengakses aplikasi
dan sistem operasi yang di-host dari lokasi remote. Model yang umum
digunakan adalah mengakses data perusahaan dari rumah atau selama dalam
perjalanan dinas. Sistem ini memungkinkan user remote untuk melakukan
manipulasi data, log-in kedalam aplikasi pada PC desktop, dan menggunakan
sumber daya lain yang mungkin tidak tersedia. Virtualisasi presentasi telah
menambahkan keuntungan dari aplikasi resource-intensive untuk digunakan
melalui komputer portable atau komputer lainnya yang mungkin tidak
kompatibel, bahkan yang berjalan menggunakan sistem operasi lain.
Pembangunan infrastruktur dengan perencanaan virtualisasi yang baik akan
memberikan dampak bagi penurunan biaya dan tingkat pelayanan yang lebih
tinggi.
Virtualisai Server
Nah, kita akan membahas Virtualisasi server lebih rinci lagi dan menerapkannya.
Simak penjelasan berikut ini:
Teknologi virtualisasi server memungkinkan beberapa sistem operasi
server berjalan di satu mesin fisik yang sama. Tujuan utama penggunaan
teknologi ini adalah fungsi infrastruktur yang dapat diandalkan dan
memungkinkan penggunaan yang maksimal dari sebuah mesin server. Kebutuhan
akan penggunaan infrastruktur yang maksimal diperlukan karena biasanya dalam
skala enterprise, satu server didedikasikan hanya untuk satu peran saja. Dengan
demikian sering kali terjadi sebuah server penggunaannya hanya 10%. Hal ini
tentu saja tidak efektif, terutama apabila investasi yang telah dikeluarkan untuk
membeli mesin tersebut cukup besar.
Pilihan yang dapat diambil untuk mengatasi masalah ini adalah
menggabungkan beberapa peran dalam satu mesin server
misalnya menggabungkan DHCP server, DNS server, File server dan Print server dalam
satu mesin. Namun jika terlalu banyak peran yang dipasang di satu server justru
berpotensi menimbulkan bottleneck. Selain itu menggabungkan beberapa peran
dalam satu server terkadang membutuhkan dibukanya beberapa port yang
tentunya hal ini berpotensi menimbulkan serangan.
Bila kita menggabungkan beberapa peran dalam satu mesin, kita juga akan
menemui kendala saat harus melakukan proses update. Misalnya kita ingin
melakukan update pada suatu service yang ternyata membutuhkan proses restart
server. Hal ini tentu akan mengorbankan service lain yang sedang berjalan.
Konsep virtualisasi memungkinkan beberapa server berjalan diatas satu
mesin. Hal ini menurunkan space yang dibutuhkan oleh server dan
memaksimalkan penggunaan server. Setiap peran dapat berjalan di sebuah
lingkungan virtual yang terisolasi sehingga relatif lebih aman dan mudah untuk
diatur. Bila salah satu server down, maka administrator cukup mematikan server
tersebut dan menyalakan cadangannya. Semudah melakukan aktivitas copy dan
paste. Implementasi virtualisasi dapat menekan down time secara drastis. Salah
satu konsep virtualisasi seperti yang ditawarkan oleh Microsoft Windows Server
2008 memperkenalkan Hypervisor yang mengadopsi konsep microkernelized dan
langsung terintegrasi dengan peran server. Implementasi dari microkernelized
memungkinkan sebuah instance mesin virtual berperan sebagai partisi host dan
instance yang lain sebagai partisi guest. Semua instance mesin virtual akan
berjalan diatas hypervisor.
C. Cara Menerapkan Virtualisasi Server
Pada kali ini kami akan menerapkan system virtualisasi dengan menggunakan software
"Ms. Hyper- V dan VMWare ESXI".
>>> Ms. Hyper- V
>>> VMWare ESXI
Salam tekhnologi sobaat ...
Apa kabar.. ?
Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan materi tentang "Virtuaisasi".
Materi tersebut akan kami kelupas sebagai berikut ini:
1. Pengertian Virtualisasi
2. Konsep Virtualisasi
3. Cara Menerapkan Virtualisasi
Simak penjelasan berikut ini :
1. Pengertian Virtualisasi
Secara bahasa virtualisasi adalah membuat simulasi pada suatu hardware, sedangkan
secara istilah virtualisasi adalah mengubah sesuatu ke bentuk simulasi dari bentuk fisik (hardware).
Jika dikonversikan pada ilmu IT, virtualisasi adalah tekhnolgi yang berfungsi untuk membuat hardware menjadi multifungsi (simulasi).
Semisal ada 3 PC yang memiliki fungsi yang berbeda- beda; PC 1 berfungsi sebagai AD Server, PC2 berfungsi sebagai DNS Server,
PC 3 berfungsi sebagai Mail- Server.
Nah, tekhnologi virtualisasi ini bertujuan untuk membuat 3 PC tersebut digunakan hanya dalam satu PC saja.
Virtualisasi ini bisa diaplikasikan pada sistem operasi, aplikasi, dan storage (penyimpanan).
Dengan Virtulalisasi ini, sistem operasi bisa berjalan secara bersamaan pada satu buah PC saja.
Hal ini sangat memudahkan pengguna terutama dalam hal pembiayaan.
Sistem operasi tersebut terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
a. Host OS
Merupakan sistem operasi utamanya.
b. Guest OS
Merupakan sistem operasi yang berjalan diatasnya (tambahan).
Saat ini software yang digunakan untuk kebutuhan virtualisasi adalah
"VMWare dan Ms. Hyper- V".
Dalam papernya yang berjudul "Architectural Principles For Virtual Computer System" pada hal 23
menyebutkan tipe2 dari VMWare ada 2 yaitu :
a. Type 1
Langsung bertindak pada hardware.
Jadi VMW benar- benar mengontrol hardware dengan Host OS dan termasuk juga Guest OS.
Contoh implementasi dari yang ada menggunakan VMWare Esxi dan juga Ms. Hyper- V.
b. Type 2
Berjalan pada sistem operasi diatasnya. Pada tipe ini tentunya guest sistem operasi nya berada di layer diatasnya lagi.
B. Konsep Virtualisasi
Virtualisasi dapat di implementasikan pada beberapa macam tekhnologi, yaitu;
enterprise storage, networks, aplikasi, dan dekstop.
Jadi, virtualisasi merupakan toolset yang lengkap untuk mengurangi fisikal server.
Berikut akan dijelaskan penggunaan virtulalisasi :
1. Virtualisasi Server
Merupakan jenis virtualisasi yang digunakan untuk memisahkan OS dari Host OS nya. Yang
pastinya membutuhkan sumber daya yang lebih (hardware, utilities, space).
2. Virtualisasi Desktop dapat melakukan host desktop pada mesin virtual dalam
data center, memungkinkan tiap end user menentukan akses melalui sebuah
remote graphics protocol. Sebagai pilihan, virtualisasi desktop dimungkinkan
juga dibuat OS environment yang terpisah dalam desktop user, dimana
beberapa OS dan aplikasi-aplikasi yang berkaitan dapat berjalan secara
simultan pada desktop user.
3. Virtualisasi Aplikasi dilakukan dengan mengisolasi aplikasi yang berjalan
pada sistem operasi yang sama sehingga membantu untuk meniadakan konflik
yang potensial terjadi dan memungkinkan provisioning dengan cepat. Sebagai
contoh, sebuah aplikasi yang mungkin biasanya melakukan update ke registry,
dapat melakukan update ke sebuah virtual registry. Dengan demikian sistem
mampu mendapatkan kebutuhan aplikasi tanpa mengganggu aplikasi lainnya.
Aplikasi-aplikasi tidak di install dengan cara tradisional, sehingga aplikasi-
aplikasi tersebut dapat di-setup dan di-uninstall lebih cepat dibandingkan
setup dan uninstall dengan prosedur yang biasa, termasuk opsi custom yang
dapat di konfigurasi secara manual.
4. Virtualisasi Presentasi memungkinkan user remote untuk mengakses aplikasi
dan sistem operasi yang di-host dari lokasi remote. Model yang umum
digunakan adalah mengakses data perusahaan dari rumah atau selama dalam
perjalanan dinas. Sistem ini memungkinkan user remote untuk melakukan
manipulasi data, log-in kedalam aplikasi pada PC desktop, dan menggunakan
sumber daya lain yang mungkin tidak tersedia. Virtualisasi presentasi telah
menambahkan keuntungan dari aplikasi resource-intensive untuk digunakan
melalui komputer portable atau komputer lainnya yang mungkin tidak
kompatibel, bahkan yang berjalan menggunakan sistem operasi lain.
Pembangunan infrastruktur dengan perencanaan virtualisasi yang baik akan
memberikan dampak bagi penurunan biaya dan tingkat pelayanan yang lebih
tinggi.
Virtualisai Server
Nah, kita akan membahas Virtualisasi server lebih rinci lagi dan menerapkannya.
Simak penjelasan berikut ini:
Teknologi virtualisasi server memungkinkan beberapa sistem operasi
server berjalan di satu mesin fisik yang sama. Tujuan utama penggunaan
teknologi ini adalah fungsi infrastruktur yang dapat diandalkan dan
memungkinkan penggunaan yang maksimal dari sebuah mesin server. Kebutuhan
akan penggunaan infrastruktur yang maksimal diperlukan karena biasanya dalam
skala enterprise, satu server didedikasikan hanya untuk satu peran saja. Dengan
demikian sering kali terjadi sebuah server penggunaannya hanya 10%. Hal ini
tentu saja tidak efektif, terutama apabila investasi yang telah dikeluarkan untuk
membeli mesin tersebut cukup besar.
Pilihan yang dapat diambil untuk mengatasi masalah ini adalah
menggabungkan beberapa peran dalam satu mesin server
misalnya menggabungkan DHCP server, DNS server, File server dan Print server dalam
satu mesin. Namun jika terlalu banyak peran yang dipasang di satu server justru
berpotensi menimbulkan bottleneck. Selain itu menggabungkan beberapa peran
dalam satu server terkadang membutuhkan dibukanya beberapa port yang
tentunya hal ini berpotensi menimbulkan serangan.
Bila kita menggabungkan beberapa peran dalam satu mesin, kita juga akan
menemui kendala saat harus melakukan proses update. Misalnya kita ingin
melakukan update pada suatu service yang ternyata membutuhkan proses restart
server. Hal ini tentu akan mengorbankan service lain yang sedang berjalan.
Konsep virtualisasi memungkinkan beberapa server berjalan diatas satu
mesin. Hal ini menurunkan space yang dibutuhkan oleh server dan
memaksimalkan penggunaan server. Setiap peran dapat berjalan di sebuah
lingkungan virtual yang terisolasi sehingga relatif lebih aman dan mudah untuk
diatur. Bila salah satu server down, maka administrator cukup mematikan server
tersebut dan menyalakan cadangannya. Semudah melakukan aktivitas copy dan
paste. Implementasi virtualisasi dapat menekan down time secara drastis. Salah
satu konsep virtualisasi seperti yang ditawarkan oleh Microsoft Windows Server
2008 memperkenalkan Hypervisor yang mengadopsi konsep microkernelized dan
langsung terintegrasi dengan peran server. Implementasi dari microkernelized
memungkinkan sebuah instance mesin virtual berperan sebagai partisi host dan
instance yang lain sebagai partisi guest. Semua instance mesin virtual akan
berjalan diatas hypervisor.
C. Cara Menerapkan Virtualisasi Server
Pada kali ini kami akan menerapkan system virtualisasi dengan menggunakan software
"Ms. Hyper- V dan VMWare ESXI".
>>> Ms. Hyper- V
>>> VMWare ESXI





{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar