Instalasi XAMPP

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 05 Juli 2014

Xampp adalah software web server yang digunakan sebagai server lokal
yang berfungsi untuk mengoperasikan web secara offilne.
Nah, didalam software ini terdapat program "apache, PHP, dan mySQL"
sekaligus .
Apache digunakan untuk menampilkan web yang sudah kita buat dalam
sebuah script (PHP).
MySQL digunakan untuk memanage database yang kita buat dalam web kita.
misalkan menambah, mengubah, menghapus database yang kita punya.


Oke Langsung saja kita menuju ke TKP .
A. Instalasi XAMPP
1. Buka terlebih dahulu programnya.
    kemudian akan muncul jendela seperti berikut ini:

2. Pilih bahasa yang sobat inginkan.
    Kali ini saya pilih "English" (atau yang sobat inginkan).
    Kemudian klik OK.
3. Nah, ini merupakan tampilan awal instalasi XAMPP.
    Klik next untuk melanjutkan.
4. Setelah itu, akan muncul jendela penempatan file instalasi.

    Defaultnya di "c:\xampp". Klik next ajah ..
5. Selanjutnya muncul seperti berikut ini :
    Centang seperti gambar.
    Biarkan apache MySQL dan Filezilla nya tidak tercentang.
    Karena kita akan instalasi manual setelah instalasi xampp selesai. klik next.
6. Kemudian akan muncul jendela proses instalasi xampp berlangsung.

7. Klik finish untuk mengakihiri proses instalasi xampp.
8. Jangan buka xampp terlebih dahulu karena kita akan membuat web offline nya.

B. Membuat WEB offline
     Setelah kita membuat server lokalnya (xampp), kita akan membuat web nya.
Langkah- langkahnya seperti berikut ini :
1. Siapkan file WEB yang sobat inginkan, kali ini saya menggunakan
    CMS wordpress 3.8.1 (bisa menggunakan file CMD yang lain).
    seperti pada gambar berikut :
2. Kemudian ekstrak file tersebut, seperti ini :
3. Setelah itu, buka file wordpress 3.8.1 tersebut
    maka akan berisi file "wordpress".
    Seperti berikut ini :
    ganti file tersebut dengan nama yang sobat inginkan untuk dijadikan sebagai
    database sobat.
    kali ini saya namai sesuai dengan nama ane "Imron".
4. Setelah itu copy file tersebut kedalam "C:\xampp\htdocs"
 5. Nah, selanjutnya kita install akan program apache dan mySQLnya .
     Buka XAMPP nya dan aktifkan (centang) apache dan mySQLnya.
     Kemudian akan muncul jendela seperti berikut ini (2 kali) :
    Pilih "keep blocking".
6. Lalu, buka program browsing sobat. misalnya : "Internet Explorer".
7. Kemudian ketikkan "localhost" pada kotak address nya.
    seperti berikut ini :

    Dan ini merupakan tampilan halaman xampp kita.
 

C. Membuat File Database
     Setelah itu, kita masih belum selesai sobaat. kita akan membuat file databasenya.
Oke ikuti langkah- langkah dibawah ini :

1.Pertamakali ketikkan "localhost/phpmyadmin"
   seperti berikut ini :
 
    Maka akan muncul jendela seperti ini :
11. Isikan nama database yang sebelumnya kita buat sebelumnya.
      yaitu "Imron", pada kotak "Create new database".
      dan klik tombol create.
      Seperti pada gambar diatas.
      Jika berhasil maka akan nampak gambar seperti macam ini :
13. Selanjutnya ketikkan "localhost/imron" (nama database sobat)".
NB : Diawali dengan huruf besar tidak masalah.
seperti berikut ini :

maka akan tampil jendela seperti diatas

ini merupakan proses pembuatan akun web kita.
14. Langsung saja klik "Create a Configuration File".
15. Nah, kita akan membuat 5 informasi dari database kita :

1. Database name : Pembutan nama Database
2. Database username : Pembuatan nama pengguna database
3. Database password : Pembuatan password database.
4. Database host : Pembuatan host database.
5. Table prefix : Pembuatan wordpress lebih dari satu pada satu database.
6. Klik Let's go!
7. Selanjutnya, isikan seperti berikut ini :
NB : Database Name : sesuai dengan datasbase sobat sebelumnya.
         User Name : isikan root, karena kita akan mengisikan nama yang kita akan
inginkan pada step berikut nya.
Password : Biarkan kosong, sama dengan sebelumnya.
Database Host : isikan "localhost".
Table Prefix : biarkan wp_ (khusus untuk "Table Prefix" masih dalam tahap pembelajaran)

8. Klik submit.
9. Kemudian klik "Run the install".
10. Nah, pada jendela berikut ini kita isikan akun yang akan kita inginkan.
Seperti berikut ini :
Site Title : Judul web .
Username : Nama pengguna web.
Password : Password web.
Your E- mail : email web sobat.
11. Setelah kotak terisi semua, langsung saja klik "Install WordPress".
12. Selesailah pembuatan akun Web kita.
13. klik log in
14. Masukkan username dan password sobat, maka inilah tampilan Web sobat.
semoga bermanfaat.










Continue Reading

Cloud Computing

Diposting oleh Unknown on Senin, 02 Juni 2014

Hayy sobat blogger ...
Apa kabar ...?
Kali ini kami akan menjelaskan tentang "Cloud Computing" yang merupakan bahasan dari artikel
sebelumnya (Virtualisasi).
Oke langsung saja ..
Rincian materi yang akan kami jelaskan meliputi hal sebagai berikut :
1. Pengertian Cloud Computing
2. Kecanggihan Cloud Computing
3. Konsep kerja Cloud Computing, dan
4. Implementasi Cloud Computing

Simak penjelasan berikut yaah ...
1. Pengertian

Cloud Computing secara bahasa disebut sebagai "Komputer Awan"
maksudnya, cloud computing adalah komputasi berbasis internet, dimana server yang dibagi bersama menyediakan sumber daya, perangkat lunak, dan informasi untuk komputer dan perangkat lain sesuai permintaan. Cloud computing merupakan evolusi alami dari luas adopsi virtualisasi, arsitektur berorientasi layanan dan komputasi utilitas. Cloud computing menggambarkan suplemen baru, konsumsi, dan model pengiriman untuk layanan berbasis IT di Internet, dan biasanya melibatkan over-the internet penyediaan sumber daya secara dinamis scalable dan sering virtualisasi. Penyedia cloud computing memberikan aplikasi bisnis yang umum online yang diakses dari yang lain layanan Web atau perangkat lunak seperti browser Web, sedangkan perangkat lunak dan data disimpan di server.


2. Kecanggihan Cloud Computing
Uraian mengenai keuntungan (sisi potensial) yang didapat dalam penggunaan Cloud Computing. Namun, secara spesifik, merujuk kepada  keuntungan Cloud Computing antara lain:
(1) Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik
      sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
(2) Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi
      aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
(3) Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri
      jasa pengembangan teknologi informasi,
(4) Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan
      meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet, (5) Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat.

Kelebihan Cloud Computing :
A. Resource Pouling
    Penggabungan resource (storage, memory, bandwidth, processing, dll) menggunakan model single
    tenant.
B. On-Demand Self-Service
     End user dapat menentukan dan memodifikasi sendiri, tanpa interaksi secara personal.
C. Broad Network Access
     Kapabilitas jaringan, dan dapat diakses menggunakan platform thin or thick client (misal laptop)
     juga menggunakan software service tradisional.
D. Rapid Elasticity
     Kapasitas layanan dapat diubah sewaktu-waktu sesuai keinginan pengguna, scale up atau scale
     down.
E. Measured Service
    Penggunaan resource dapat dimonitor, dikendalikan, dan dilaporkan, sehingga transparan.

3. Konsep kerja Cloud Computing
Prinsip kerja Komputer Awan hampir sama dengan komputer biasa, hanya saja perbedaannya ditambah dengan keberadaan komputer lain. Pada komputer biasa file dari software yang kita gunakan disimpan didalam harddisk atau media penyimpanan lain. Namun pada komputer awan jika dilihat dari sisi pengguna, file dari software yang kita gunakan berada di komputer lain.

Dengan kata lain kita terhubung dengan beberapa komputer pada satu server jaringan, akan tetapi data yang kita simpan itu berada di datacenter atau dipusatnya, sehingga bukan hanya kita saja yang bisa membuka file yang kita simpan tetapi komputer atau pengguna lain pun bisa membukannya dan begitu pun sebaliknya (Public). Selain itu didalam server banyak sekali infrastruktur yang dapat kita gunakan dan kita hanya membayar sesuai kebutuhan.


Beberapa Jenis Layanan Cloud Computing :
a. Software as a Service (SaaS) merupakan layanan Cloud Computing yang paling dahulu populer. Software as a Service ini merupakan evolusi lebih lanjut dari konsep ASP (Application Service Provider). Sesuai namanya, SaaS memberikan kemudahan bagi pengguna untuk bisa memanfaatkan sumberdaya perangkat lunak dengan cara berlangganan. Sehingga tidak perlu mengeluarkan investasi baik untuk in house development ataupun pembelian lisensi. Dengan cara berlangganan via web, pengguna dapat langsung menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh penyedia layanan.

b. Platform as a Service (PaaS) yaitu Seperti namanya, PaaS adalah layanan yang menyediakan modul-modul siap pakai yang dapat digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi, yang tentu saja hanya bisa berjalan diatas platform tersebut. Seperti juga layanan SaaS, pengguna PaaS tidak memiliki kendali terhadap sumber daya komputasi dasar seperti memory, media penyimpanan, processing power dan lain-lain, yang semuanya diatur oleh provider layanan ini. Pionir di area ini adalah Google AppEngine, yang menyediakan berbagai tools untuk mengembangkan aplikasi di atas platform Google, dengan menggunakan bahasa pemrograman Phyton dan Django.

c. Infrastructure as a Service (IaaS) yaitu IaaS terletak satu level lebih rendah dibanding PaaS. Ini adalah sebuah layanan yang “menyewakan” sumberdaya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power, memory, sistem operasi, kapasitas jaringan dan lain-lain, yang dapat digunakan oleh penyewa untuk menjalankan aplikasi yang dimilikinya. Model bisnisnya mirip dengan penyedia data center yang menyewakan ruangan untuk co-location, tapi ini lebih ke level mikronya. Penyewa tidak perlu tahu, dengan mesin apa dan bagaimana caranya penyedia layanan menyediakan layanan IaaS. Yang penting, permintaan mereka atas sumberdaya dasar teknologi informasi itu dapat dipenuhi. Perbedaan mendasar dengan layanan data center saat ini adalah IaaS memungkinkan pelanggan melakukan penambahan/pengurangan kapasitas secara fleksibel dan otomatis.

4. Implementasi Cloud Computing
Nah, berikut merupakan software untuk menerapkan cloud computing :
a. Gmail dan Yahoo mail
sebenarnya kita sudah lama menggunakan teknologi cloud computing, hanya saja kita tidak sadar tentang teknologi tersebut. salah satu contohnya adalah layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail yang sering kita gunakan. 






b.  Google Docs dan Office 365


Jika dulu untuk membuat dokumen kita harus menggunakan software word processing seperti Microsoft Office yang harganya lumayan mahal, kini kita dapat membuat dokumen dengan mudah dan gratis, yaitu dengan menggunakan Google Docs. Google Docs merupakan layanan cloud computing milik google yang berfungsi untuk membuat berbagai jenis dokumen. kita dapat
menyimpan dokumen-dokumen kita pada server dan mengaksesnya dimana pun kita berada.

contoh lain dari layanan seperti ini adalah Office 365 milik Microsoft. aplikasi ini merupakan aplikasi berbayar dengan fitur-fitur yang sangat membantu bagi para pengusaha. fitur yang tersedia diantaranya adalah SharePoint Online, Exchange Online, Lync Online dan Office Professional Plus. Office 365 ini memungkinkan penggunanya untuk bekerjasama dalam mengolah dokumen, e -mail, konferensi via web, dan berbagi jadwal acara di kalender.


c. Dropbox dan Ubuntu
layanan lain yang menerapkan cloud computing adalah dropbox dan ubuntu one. kedua layanan ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan file-file yang berada di komputer mereka ke storage dropbox atau ubuntu one dengan cara sinkronisasi.



dengan begitu ketika terjadi perubahan pada file yang berada di komputer pengguna, maka file yang berada di storage akan diubah juga. dengan adanya layanan ini pengguna dapat memback-up data dan juga dapat mengaksesnya dimanapun mereka berada.

Semoga bermanfaat dan Barokah


Created By :
    (Imron Rosadi)                           (Ihya' Ulumuddin)
              

   (Rizal Teja Kusuma)               (Syarif Hidayatullah)
            














Continue Reading

Diposting oleh Unknown

Virtualisasi dengan Hyper- V

Apa itu Hyper-V?
Hyper-V adalah teknologi virtualisasi berbasis hypervisor bikinan Microsoft.
Sebenarnya Hyper-V adalah salah satu fitur pada Windows Server, mulai Windows Server 2008 hingga sekarang Windows Server 2012.
Akan tetapi, saat ini Hyper-V juga tersedia pada Windows client, yaitu Windows 8. Tapi khusus untuk yang 64bit.
simak yaah ...

1. Mengaktifkan Hyper-V
a. Hyper-V memang sudah merupakan salah satu fitur bawaan Windows 8, hanya saja belum aktif.
    Untuk mengaktifkannya, buka Control Panel – Programs, lalu pilih
    Turn Windows features on or off.
    Di window Windows Features, cari dan centang Hyper-V. Lalu klik OK.   
    Untuk menjalankannya, cari tile Hyper-V Manager dari tampilan Metro. 


b. Lalu akan muncul window Hyper-V Manager.
c. Di Hyper-V Manager, kita dapat mengelola beberapa virtual machine yang kita install di komputer
    sendiri, maupun yang terinstall di komputer atau server lain.
    Pada panel kiri Hyper-V Manager kita dapat melihat nama komputer yang kita kelola. Kita dapat
    mengelola virtual machine di beberapa komputer dengan mengoneksikan Hyper-V Manager ke
    komputer lain yang juga terinstall Hyper-V.
    Pada bagian tengah dapat kita lihat beberapa virtual machine yang terdapat pada komputer yang
    terselect di panel sebelah kiri.
    Pada panel bagian kanan, kita dapat melakukan pengaturan-pengaturan terkait dengan virtual
    machine yang terselect di panel tengah.



2. Membuat Virtual Machine Baru & Instalasi Sistem Operasi

a. Pada panel kanan, klik New – Virtual Machine untuk membuat virtual machine baru.
    Akan muncul window New Virtual Machine Wizard.

b. Kita bisa memberi nama sesuai keinginan kita, dan menempatkan file-file virtual machine kita di
    direktori yang kita sukai. Karena dalam praktik ini saya akan menginstall Windows XP, maka saya
    beri nama Windows XP SP3. Kalau sudah, klik Next.
    Di wizard selanjutnya, kita menentukan ukuran RAM yang kita alokasikan untuk virtual machine
    yang kita buat. Di sini saya mengalokasikan RAM sebanyak 2GB. Kita dapat memilih Use
    Dynamic Memory for this virtual machine untuk membuat virtual machine menggunakan RAM
    secara dinamis sesuai kebutuhan. Tapi ini akan mengurangi performa dari virtual machine yang
    kita buat.

    Setelah selesai mengalokasikan RAM, klik Next.

c. Pada wizard Configure Networking, kita menentukan bagaimana virtual machine akan terhubung
    ke jaringan. Langkah ini dapat kita lewati dulu. Saya akan jelaskan bagaimana mengonfigurasi
    network di Hyper-V pada tulisan saya selanjutnya. Langsung klik Next.
d. Pada wizard Connect Virtual Hard Disk, ada tiga opsi: Pertama, kita membuat sebuah virtual hard
    disk. Kedua, kita bisa menggunakan image virtual harddisk yang telah ada. Ketiga, kita dapat
    melewati langkah ini dan hanya membuat virtual machine tanpa harddisk. Disini saya membuat
    sebuah virtual hard disk baru dan secara default akan berada dalam direktori virtual machine yang
    telah kita tentukan di langkah pertama. Kalau sudah, klik Next.

e.Di wizard berikutnya, kita menentukan opsi instalasi sistem operasinya. Ada 4 opsi: pertama, kita
  bisa menunda proses instalasi sistem operasi. Kedua, kita bisa melakukan instalasi dari media CD
  atau DVD, baik yang kita load dari CD/DVD-ROM fisik maupun dalam bentuk image (*.iso).
  Ketiga, kita dapat melakukan instalasi dari Floppy Disk. Keempat, kita dapat melakukan instalasi
  dari network jika kita sudah mengonfigurasi network. Disini saya memilih untuk melakukan
  instalasi dari file image (*.iso). Kalau sudah, klik Next.  
 
 
f.  Setelah itu kita dapat melihat summary dari proses pembuatan virtual machine baru yang telah kita
    lakukan sebelumnya. Jika sudah, klik Finish.

  
Itulah cara akses Hyper- V dan cara instaalasi SO didalamnya.
Konsep kerja Hyper- V sama kalanya dengan Virtual Box yang biasa kita akses.
tetapi bedanya Hyper- V ini merupakan tools bawaan dari windows 8.
Semoga bermanfaat dan barokah

Nah, penjumpaan kita cukup disini yaah sobat ..
Sampai jumpa di artikel selanjutnya ... :D
Byyeeee......
Continue Reading

Virtualisasi (Simulasi)

Diposting oleh Unknown on Kamis, 29 Mei 2014

VIRTUALISASI SERVER

Salam tekhnologi sobaat ...
Apa kabar.. ?
Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan materi tentang "Virtuaisasi".
Materi tersebut akan kami kelupas sebagai berikut ini:
1. Pengertian Virtualisasi
2. Konsep Virtualisasi
3. Cara Menerapkan Virtualisasi

Simak penjelasan berikut ini :


1. Pengertian Virtualisasi
    Secara bahasa virtualisasi adalah membuat simulasi pada suatu hardware, sedangkan
secara istilah virtualisasi adalah mengubah sesuatu ke bentuk simulasi dari bentuk fisik (hardware).
Jika dikonversikan pada ilmu IT, virtualisasi adalah tekhnolgi yang berfungsi untuk membuat hardware menjadi multifungsi (simulasi).
Semisal ada 3 PC yang memiliki fungsi yang berbeda- beda; PC 1 berfungsi sebagai AD Server, PC2 berfungsi sebagai DNS Server,
PC 3  berfungsi sebagai Mail- Server.
Nah, tekhnologi virtualisasi ini bertujuan untuk membuat 3 PC tersebut digunakan hanya dalam satu PC saja.
Virtualisasi ini bisa diaplikasikan pada sistem operasi, aplikasi, dan storage (penyimpanan).
Dengan Virtulalisasi ini, sistem operasi bisa berjalan secara bersamaan pada satu buah PC saja.
Hal ini sangat memudahkan pengguna terutama dalam hal pembiayaan.

Sistem operasi tersebut terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
a. Host OS
    Merupakan sistem operasi utamanya.
b. Guest OS
    Merupakan sistem operasi yang berjalan diatasnya (tambahan).
Saat ini software yang digunakan untuk kebutuhan virtualisasi adalah  
"VMWare dan Ms. Hyper- V".
Dalam papernya yang berjudul "Architectural Principles For Virtual Computer System" pada hal 23
menyebutkan tipe2 dari VMWare ada 2 yaitu :


a. Type 1
Langsung bertindak pada hardware.
Jadi VMW benar- benar mengontrol hardware dengan Host OS dan termasuk juga Guest OS.
Contoh implementasi dari yang ada menggunakan VMWare Esxi dan juga Ms. Hyper- V.

b. Type 2
Berjalan pada sistem operasi diatasnya. Pada tipe ini tentunya guest sistem operasi nya berada di layer diatasnya lagi.

B. Konsep Virtualisasi
Virtualisasi dapat di implementasikan pada beberapa macam tekhnologi, yaitu;
enterprise storage, networks, aplikasi, dan dekstop.
Jadi, virtualisasi merupakan toolset yang lengkap untuk mengurangi fisikal server.
Berikut akan dijelaskan penggunaan virtulalisasi :
1. Virtualisasi Server
    Merupakan jenis virtualisasi yang digunakan untuk memisahkan OS dari Host OS nya. Yang
pastinya membutuhkan sumber daya yang lebih (hardware, utilities, space).

2. Virtualisasi Desktop dapat melakukan host desktop pada mesin virtual dalam
    data center, memungkinkan tiap end user menentukan akses melalui sebuah
remote graphics protocol. Sebagai pilihan, virtualisasi desktop dimungkinkan
juga dibuat OS environment yang terpisah dalam desktop user, dimana
beberapa OS dan aplikasi-aplikasi yang berkaitan dapat berjalan secara
simultan pada desktop user.

 3. Virtualisasi Aplikasi dilakukan dengan mengisolasi aplikasi yang berjalan
     pada sistem operasi yang sama sehingga membantu untuk meniadakan konflik
yang potensial terjadi dan memungkinkan provisioning dengan cepat. Sebagai
contoh, sebuah aplikasi yang mungkin biasanya melakukan update ke registry,
dapat melakukan update ke sebuah virtual registry. Dengan demikian sistem
mampu mendapatkan kebutuhan aplikasi tanpa mengganggu aplikasi lainnya.
Aplikasi-aplikasi tidak di install dengan cara tradisional, sehingga aplikasi-
aplikasi tersebut dapat di-setup dan di-uninstall lebih cepat dibandingkan
setup dan uninstall dengan prosedur yang biasa, termasuk opsi custom yang
dapat di konfigurasi secara manual.

4. Virtualisasi Presentasi memungkinkan user remote untuk mengakses aplikasi
dan sistem operasi yang di-host dari lokasi remote. Model yang umum
digunakan adalah mengakses data perusahaan dari rumah atau selama dalam
perjalanan dinas. Sistem ini memungkinkan user remote untuk melakukan
manipulasi data, log-in kedalam aplikasi pada PC desktop, dan menggunakan
sumber daya lain yang mungkin tidak tersedia. Virtualisasi presentasi telah
menambahkan keuntungan dari aplikasi resource-intensive untuk digunakan
melalui komputer portable atau komputer lainnya yang mungkin tidak
kompatibel, bahkan yang berjalan menggunakan sistem operasi lain.
Pembangunan infrastruktur dengan perencanaan virtualisasi yang baik akan
memberikan dampak bagi penurunan biaya dan tingkat pelayanan yang lebih
tinggi.

Virtualisai Server
Nah, kita akan membahas Virtualisasi server lebih rinci lagi dan menerapkannya.
Simak penjelasan berikut ini:
Teknologi virtualisasi server memungkinkan beberapa sistem operasi
server berjalan di satu mesin fisik yang sama. Tujuan utama penggunaan
teknologi ini adalah fungsi infrastruktur yang dapat diandalkan dan
memungkinkan penggunaan yang maksimal dari sebuah mesin server. Kebutuhan
akan penggunaan infrastruktur yang maksimal diperlukan karena biasanya dalam
skala enterprise, satu server didedikasikan hanya untuk satu peran saja. Dengan
demikian sering kali terjadi sebuah server penggunaannya hanya 10%. Hal ini
tentu saja tidak efektif, terutama apabila investasi yang telah dikeluarkan untuk
membeli mesin tersebut cukup besar.
Pilihan yang dapat diambil untuk mengatasi masalah ini adalah
menggabungkan beberapa peran dalam satu mesin server
misalnya menggabungkan DHCP server, DNS server, File server dan Print server dalam
satu mesin. Namun jika terlalu banyak peran yang dipasang di satu server justru
berpotensi menimbulkan bottleneck. Selain itu menggabungkan beberapa peran
dalam satu server terkadang membutuhkan dibukanya beberapa port yang
tentunya hal ini berpotensi menimbulkan serangan.

Bila kita menggabungkan beberapa peran dalam satu mesin, kita juga akan
menemui kendala saat harus melakukan proses update. Misalnya kita ingin
melakukan update pada suatu service yang ternyata membutuhkan proses restart
server. Hal ini tentu akan mengorbankan service lain yang sedang berjalan.
Konsep virtualisasi memungkinkan beberapa server berjalan diatas satu
mesin. Hal ini menurunkan space yang dibutuhkan oleh server dan
memaksimalkan penggunaan server. Setiap peran dapat berjalan di sebuah
lingkungan virtual yang terisolasi sehingga relatif lebih aman dan mudah untuk
diatur. Bila salah satu server down, maka administrator cukup mematikan server
tersebut dan menyalakan cadangannya. Semudah melakukan aktivitas copy dan
paste. Implementasi virtualisasi dapat menekan down time secara drastis. Salah
satu konsep virtualisasi seperti yang ditawarkan oleh Microsoft Windows Server
2008 memperkenalkan Hypervisor yang mengadopsi konsep microkernelized dan
langsung terintegrasi dengan peran server. Implementasi dari microkernelized
memungkinkan sebuah instance mesin virtual berperan sebagai partisi host dan
instance yang lain sebagai partisi guest. Semua instance mesin virtual akan
berjalan diatas hypervisor.

C. Cara Menerapkan Virtualisasi Server
Pada kali ini kami akan menerapkan system virtualisasi dengan menggunakan software
"Ms. Hyper- V dan VMWare ESXI".

>>> Ms. Hyper- V
>>> VMWare ESXI

Continue Reading